Cerdas Memilih KPR Syariah

Posted on 30 June 2009. Filed under: Ekonomi Syariah |


Cerdas Memilih KPR Syariah

Memiliki rumah sendiri adalah impian semua orang. Sebagian orang bisa membeli langsung rumah dengan pendapatannya. Namun sebagian lain harus mencicil agar dapat memiliki rumah. Untuk mencicil membeli rumah, kita sebagai muslim tentunya lebih tenang dengan
memilih produk pembiayaan KPR (Kredit Pepemilikan Rumah) dari bank syariah.

Tidak semua bank syariah menawarkan produk pembiayaan KPR syariah. Beberapa bank syariah yang menawarkan produk KPR Syariah diantaranya adalah Bank Muamalat Indonesia (BMI), Bank Syariah Mandiri (BSM), BTN Syariah, Danamon Syariah, BNI Syariah, DKI Syariah, Niaga Syariah, Bukopin Syariah dan BII Syariah.

Masing-masing dari bank syariah tersebut ada yang memiliki kesamaan persyaratan, ataupun kemudahan yang ditawarkan dari produk pembiayaan ini. Syarat umum yang biasanya diminta oleh pihak bank adalah : WNI, usia minimal 21 tahun, memiliki penghasilan yang dapat menjamin kelangsungan pembayaran kewajiban, tidak memiliki pembiayaan bermasalah dengan bank manapun, dan memiliki NPWP (Nomor Pajak Wajib Pajak).

Sedangkan akad yang digunakan dalam pembiayaan jenis ini umumnya adalah murabahah, di mana harga jual didapatkan dari total harga beli dan margin (harga jual = harga beli + margin). Selain murabahah, ada juga yang menggunakan akad IMBT (Ijarah Muntahiya bi Tamlik) dan Istishna.

Dalam persyaratan umum untuk memperoleh KPR Syariah, masing-masing bank menerapkan kebijakan yang berbeda, misalnya ; ada bank yang menerapkan usia maksimal saat jatuh tempo pembiayaan adalah 55 tahun, 60 ataupun 65 tahun. Untuk jangka waktu pembiayaan juga beragam, mulai dari 10 tahun sampai dengan 15 tahun. Begitu pula dengan maksimum pembiayaan yang ditanggung oleh bank, ada yang 80% dan 90%.

Besarnya Plafond (batas maksimum) pembiayaan yang ditawarkan bank syariah mulai dari Rp 25 juta – Rp 5 milyar, bahkan ada bank syariah yang menawarkan pembiayaan KPRS tanpa batas maksimum selama nasabah dianggap mampu untuk itu. Jadi, siapa bilang layanan bank syariah kurang atau berbeda jauh dari bank konvensional? Sedangkan untuk pembayaran DP (down payment/uang muka) berkisar antara 20%- 40%, tergantung dari maksimum pembiayaan yang diberikan oleh bank.

Untuk biaya yang ditanggung nasabah adalah : Biaya administrasi, Premi Asuransi Jiwa dan Asuransi Kebakaran, sesuai dengan tarif perusahaan asuransi syariah rekanan bank bersangkutan, biaya notaris, biaya eksternal appraisal.

Nah, dengan banyaknya pilihan pembiayaan KPR Syariah, maka calon nasabah harus cerdas, cermat dan jeli dalam memilih fasiltas pembiayaan tersebut. Berdasarkan hasil penelusuran Pkesinteraktif.com, berikut ini beberapa hal yang harus dipertimbangkan dalam memilih KPR Syariah :

1. Sebelum memilih bank mana yang akan dipilih, lakukanlah survey pada beberapa bank syariah, sehingga kita bisa membandingkan bank syariah mana yang memberikan pembiayaan yang paling efisien dan sesuai dengan keinginan kita.
2. Sebelum kita memulai pembiayaan, ada baiknya jika kita masih mempunyai angsuran dengan pihak lain, sebaiknya lunasi dulu hutang-hutang tersebut.
3. Bagi anda yang memiliki kartu kredit, biasakanlah untuk membayar cicilan tagihan tepat waktu. Setiap keterlambatan membayar cicilan kartu kredit maka akan tercatat di BI (Bank Indonesia). Semua bank sebelum memberikan persetujuan pembiayaan selalu melakukan checking ke BI. Melalui Checking BI ini maka akan terlihat angkanya, apakah anda lancar atau tidak pembayarannya selama ini, hal ini bisa terlihat sampai 5 tahun kebelakang,
4. Tanyakan apakah margin yang ditawarkan menggunakan sistem efektif, flat atau fix?. Ada bank yang menerapkan 1 tahun pertama fix (tetap), tapi kemudian pada tahun kedua akan direview. Ada juga bank yang menetapkan fix selama 5 tahun pertama, kemudian berubah untuk 5 tahun kedua dan berubah lagi untuk 5 tahun ketiga. Jadi, supaya nasabah tidak merasa ‘dibohongi’, tanyakanlah kepada bank syariah bagaimana sistem margin yang mereka terapkan.
5. Coba bandingkan besarnya angsuran yang harus dibayar. Makin panjang jangka waktu angsuran maka akan berdampak pada angsuran. Dimana makin kecil angsurannya tapi dampak lainnya jumlah yang kita angsur semakin besar.
6. Sebaiknya anda memilih jangka waktu angsuran yang tidak terlalu lama, agar total angsuran yang kita bayar tidak terlalu tinggi.
7. Tanyakan berapa jumlah penghasilan minimum yang dipersyaratkan. Setiap bank memiliki ketentuan yang berbeda mengenai penghasilan minimum ini. Tanyakan pada bank apakah persyaratan minimum penghasilan ini bisa dilakukan dengan sistem joint income atau tidak. Misalnya joint income suami dan istri.
8. Berapa besar DP (down payment/uang muka) yang harus dibayar oleh nasabah. DP yang dibayarkan bervariasi mulai dari 20%-40%, tergantung besarnya jumlah Plafond.
9. Pastikan bahwa status sertifikat. Pastikan sertifikat anda sudah sampai posisi SHM (Sertifikat Hak Milik) atau SHGB (Sertifikat Hak Guna Bangunan). Dan tak kalah pentingnya, teliti apakah sertifkatnya sudah pecah untuk masing-masing pemilik. Karena pernah terjadi, dimana satu komplek perumahan tapi sertifikat tersebut masih atas nama komplek, belum dipecah untuk masing-masing pemilik rumah.
10. Pastikan juga bahwa developer anda telah memiliki kerjasama dengan bank yang anda pilih.
11. Tanyakan kepada pihka bank, jika nasabah berhasil melunasi angsuran lebih cepat dari jangka waktunya, apakah dikenakan biaya penalty atau sekedar biaya adminstrasi.
12. Yang tak kalah penting, perhatikan juga apakah wilayah rumah yang kita pilih tidak bermasalah dengan : banjir, tidak dekat dengan tegangan litrik atau sutet, jauh dari lokasi TPA (tempat pembuangan akhir), memiliki akses jalan untuk kendaraan, dan bukan tusuk sate.
13. last but not least, mintalah penjelasan kepada bank, biaya-biaya apa saja yang harus dibayarkan bersamaan dengan pembayaran DP dan berapa persen biaya yang harus dikeluarkan tersebut.

Kini, setelah anda tahu mengenai KPRS Syariah, anda tidak perlu lagi ragu untuk menggunakan fasiliitas pembiayaan ini. Selamat mencoba dan memiliki rumah idaman anda. (aml,www.pkesinteraktif.com, diolah dari berbagai sumber)

Make a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d bloggers like this: