apakah nasabah investor (deposan/penabung) bank syariah mendapat imbalan bunga?

Posted on 2 July 2009. Filed under: Ekonomi Syariah |


I. Apakah nasabah investor (deposan/penabung) bank syariah mendapat imbalan bunga?

Jawab :

Tidak , karena bank syariah tidak beroperasi berdasarkan sistem bunga.

II. Kalau begitu tidak memperoleh imbalan apa-apa?

Jawab :

Dapat imbalan berupa bagi hasil

III. Apakah bagi hasil itu? Bagaimana nasabah investor bisa memperoleh bagi hasil?

Jawab:

Hal itu bisa dijelaskan berdasarkan cerita pada zaman Rsulullah, dulu Nabi kita Muhammad S.A.W, bermitra dengan Siti khadijah, r.a. dalam suatu usaha perdagangan.

Waktu itu Siti Khadijah r.a. menyerahkan modal berupa barang dagangan kepada Nabi Muhammad. Oleh Nabi Muhammad barang-barang tersebut diperjualbelikan di pasar. Keuntunmgan dari hasil tersebut kemudian dibagi untuk Siti Khadijah r.a. dan Nabi Muhammad. Besarnya bagian masing-masing sesuai dengan kesepakatan yang terlah dibuat. Inilah yang disebut dengan bagi hasil. Cara kerja tersebutlah yang ditiru oleh bank syariah.

Berikut ini gambaran kerjasa sama antara nasabah dengan bank syariah :

1. nasabah/Penabung/Investor menyerahkan dananya kepada bank untuk dikelola.

2. Bank melakukan penjualan cicilan, dimana:

a. Bank memberikan bagian keuntungan penjualan kepada nasabah.

b. Bank mencatat pembayaran modal dan keuntungan bank

3. Bank melakukan sewa cicilan, dimana:

a. Bank memberikan bagian keuntungan penyewaan kepada nasabah.

b. Bank mencatat pembayaran modal dan keuntungan bank.

4. Bank melakukan kerjasama usaha., dimaana:

a. Bank memberikan bagian keuntungan kerjasama usaha kepada nasabah.

b. Bank mencatat pembayaran modal dan keuntungan bank.

Sistem ini memungkinkan nasabah investor untuk mengawasi kinerja bank syariah secara langsung. Bila jumlah keuntungan yang dihasilkan bank dari pembiayaan semakin besar, maka bagi hasil untuk nasabah investor juga semakin besar.

Sebaliknya, jika bagi hasil yang diterima nasabah investor semakin kecil, maka hal itu disebabkan oleh menurunnya kemampuan bank syariah untuk menghasilkan keuntungan. Mengecilnya bagi hasil untuk nasabah investor dalam waktu yang cukup lama merupakan pertanda bahwa bank syariah yang bersangkutan semakin tidak efisien. Sistem bagi hasil yang diterapkan oleh bank syariah bisa merupakan peringatan dini (early warning system) bagi nasabah secara transparan akan kinerja bank syariah yang dipercayainya dalam mengelola dana nasabah.

Pada bank dengan sistem bunga, nasabah deposan tidak dapat mengetahui kinerja keuangan bank dari indikasi bunga yang diperoleh karena tiap bulan memperoleh bunga yang besarnya tetap. Jadi, dalam perbankan konvensional, nasabah tidak dapat mengetahui secara dini dan transparansi kinerja bank. (aml)

Sumber : Buku Saku Perbankan Syariah – Pkes Publishing

Make a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d bloggers like this: